Mempertanyakan alur pembelian mobil dan motor via platform marketplace

 Jika membeli produk nicotine dan alcohol membutuhkan verifikasi usia (dengan vermuk alias verifikasi muka dan verifikasi KTP, berdasarkan UU 28 Tahun 2024), mengapa membeli kendaraan verifikasinya via wasap dealer?

 Sebagai programmer, ini membuat saya bertanya-tanya, mengapa tidak ada streamlined process untuk menghemat resource dari kedua belah pihak (dealership dan platform)? Alasannya menurut saya:

  1. Rupanya platform ingin 'cuci tangan' dari pemrosesan data pribadi (Undang-undang (UU) Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi). Dengan memindahkan beban vermuk dan verifikasi KTP ke diler, yang kena UU PDP adalah dilernya.
  2. Ada variasi dari KTP dan KK, sedangkan pembelian produk nicotine dan alcohol tidak ada variasi.
    • Dokumen tambahan (KK) belum diadaptasikan untuk verifikasi marketplace, karena marketplace hanya disuruh utk implementasi vermuk dan verifikasi KTP.
    • Variasi tersebut terkait dengan otonomi daerah (lihat dibawah) 
    • Perpajakan kendaraan bermotor diatur per-daerah. Contohnya ada daerah yang punya pajak progresif (contoh: Jakarta), ada yang tidak. Maka dari itu, kebanyakan diler motor yang punya platform marketplace biasanya ada variasi (NIK BALI, NIK JADETABEK, NIK BOGOR, DLL)
      • Adaptasi untuk KK ada kaitannya dengan pajak progresif 
  3. Again, STNK, BPKB, dan TNKB per-daerah beda2 (terutama untuk TNKB, beda kualitasnya wkwkwkwk)
  4. Yang paling penting adalah: TIDAK ADANYA LARANGAN UNTUK ANAK-ANAK UNTUK MEMILIKI KENDARAAN BERMOTOR, TIDAK SEPERTI PRODUK SIN-TAX SEPERTI ALCOHOL DAN NICOTINE. HOW?
    • The truth is, rata2 remaja memiliki kendaraan bermotor menggunakan surat orang tuanya / sodara yang sudah punya KTP.
      • Efek sampingnya: kena tilang karena belum ada SIM
    • Jika remaja tersebut sudah punya KTP, mereka bisa minta balik nama.
      • Jika belum ada SIM, tetap kena tilang
      • Konsekuensinya: merekalah yang dibebankan pajak!
    • Kepemilikan kendaraan off-the-road tidak masalah asal tidak dibawa ke jalan raya (kena tilang). Biasanya untuk balap dan kompetisi.
      • Untuk keperluan balap, dibutuhkan Kartu Izin Start yang di-issue oleh IMI, bukan SIM.
      • Keperluan balap bisa pakai kendaraan yang pajaknya sudah mati 10 tahun

In conclusion : Vermuk utk nicotine dan alcohol dibuat untuk compliance, sedangkan verifikasi untuk pembelian kendaraan bermotor dibuat untuk administratif

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aktivasi Usb Debugging Smartfren Andromax E2

In depth review of Chinesium "Bulldozer" H55 Board (ZX-H55M V1.41) / Review mendalam mobo cina "Bulldozer" H55 (ZX-H55M V1.41)

3R SYSTEMS/3RSYS